Title                       : MY RED YARN

Part                        : 2/?

Rating                   : PG+15 (YAOI)

Cast                       : Kim Jaejoong, Jung Yunho, Kim Junsu, Park Yoochun, Shim Changmin, Kim Hyunjae, and other cast will appear

Author                  : Revi Junsu aka Han Hyesu aka Junsu’s Eternal Wife ^^

A/N        : Cerita ini aku buat sendiri tanpa memplagiat cerita manapun dan yang jelas ini cuma CERITA FIKTIF belaka.

douzo^^

^^^^^^^^^^

Yoochun. Park Yoochun. Adalah laki-laki yang selama ini membuat Junsu menjadi aneh. Sepertinya atau memang Junsu menyukai laki-laki bersuara husky ini. Tentu saja jika rasa heran sedang menguasai hati Jaejoong saat ini. Pasangan Junsu adalah seorang laki-laki? Jaejoong mengetahui kenyataan ini di saat kepanikannya karena benang merah Junsu yang memanjang dan mengarah kepadanya. Tanpa terduga ternyata Yoochun sedang berjalan di belakangnya. Dan benang merah Junsu tersambung manis dengan benang merah Yoochun, senior -tingkat 11- Junsu di klub sepak bola. Setelah itu, Yoochun menyapa Junsu dan tentu saja Junsu menjadi gugup dan wajahnya bersemu merah. Dan Junsu memperkenalkan Jaejoong pada Yoochun. Satu kenyataan lagi yang Jaejoong terima saat itu, Junsu tak bisa pulang bersamanya karena ada latihan di klubnya.

^^^^^^^^^^

Aish. Pulang sekolah tanpa Junsu benar-benar terasa sepi. Di jalan yang seramai ini aku hanya berjalan sendirian. Sungguh membosankan. Belum lagi di apartemenku nanti. Pasti Hyunjae hyung pulang malam lagi. Ya. Aku hanya tinggal berdua dengan hyungku, Kim Hyunjae. Sementara orang tua kami di Gyeonggi. Aku dan Hyunjae hyung pindah ke Seoul karena Hyunjae hyung harus melanjutkan sekolahnya di Universitas Seoul, sedangkan aku ingin melanjutkan sekolahku di Shinki Senior High School. Untuk membiayai hidup kami di Seoul, Hyunjae hyung bekerja sebagai guru di Seoul Junior High School. Aku pun melakukan kerja sambilan di Perpustakaan Seoul. Namun, Hyunjae hyung tak mengetahui hal ini. Karena memang aku tak diperbolehkan untuk bekerja. Tetapi aku tidak mau merepotkan Hyunjae hyung. Untuk menyembunyikan soal ini, aku hanya pergi kerja sebanyak tiga kali dalam seminggu. Dan hari ini bukanlah hari kerjaku. Aish. Langit pun masih cerah, seakan melarangku untuk pulang. Masih ada tiga jam lagi untuk makan malam. Sebaiknya aku ke perpustakaan saja, mungkin aku akan menemukan buku yang bagus.

Bruuukkkkk..

“Akh-”  Secara tiba-tiba aku tersungkur ke belakang dan aku pun jatuh terduduk di trotoar jalan.  Aish, siapa yang menabrakku?

 “YA!! Kau ini kalau jalan yang benar, sudah besar tapi berjalan saja masih menabrak orang, lihat hasil dari perbuatanmu!!” Teriak seseorang yang sepertinya bertabrakan denganku.

“Mian,, mian ahjusshi..” Jawabku asal sambil membantu merapikan buku-buku yang jatuh berantakan akibat perbuatanku.

“Apa kau bilang? ahjusshi? Hey, aku ini masih 20 tahun, seenaknya kau panggil ahjusshi. Cepat bereskan semua itu, aku sedang terburu-buru..”

“Ini aku sudah selesai, sekali lagi aku minta maaf, mianhae..”

“Ne, lain kali gunakan matamu untuk melihat yang benar jangan sampai hal seperti ini terjadi pada semua orang yang berpapasan denganmu..” Laki-laki itu berlari meninggalkanku dengan sangat cepat dan satu hal yang kusadari dari laki-laki itu adalah tak ada benang merah yang terikat di jarinya. Benarkah???

Yoochun. Park Yoochun. Adalah laki-laki yang selama ini membuat Junsu menjadi aneh. Sepertinya atau memang Junsu menyukai laki-laki bersuara husky ini. Tentu saja jika rasa heran sedang menguasai hati Jaejoong saat ini. Pasangan Junsu adalah seorang laki-laki? Jaejoong mengetahui kenyataan ini di saat kepanikannya karena benang merah Junsu yang memanjang dan mengarah kepadanya. Tanpa terduga ternyata Yoochun sedang berjalan di belakangnya. Dan benang merah Junsu tersambung manis dengan benang merah Yoochun, senior -tingkat 11- Junsu di klub sepak bola. Setelah itu, Yoochun menyapa Junsu dan tentu saja Junsu menjadi gugup dan wajahnya bersemu merah. Dan Junsu memperkenalkan Jaejoong pada Yoochun. Satu kenyataan lagi yang Jaejoong terima saat itu, Junsu tak bisa pulang bersamanya karena ada latihan di klubnya.

^^^^^^^^^^

Aish. Pulang sekolah tanpa Junsu benar-benar terasa sepi. Di jalan yang seramai ini aku hanya berjalan sendirian. Sungguh membosankan. Belum lagi di apartemenku nanti. Pasti Hyunjae hyung pulang malam lagi. Ya. Aku hanya tinggal berdua dengan hyungku, Kim Hyunjae. Sementara orang tua kami di Gyeonggi. Aku dan Hyunjae hyung pindah ke Seoul karena Hyunjae hyung harus melanjutkan sekolahnya di Universitas Seoul, sedangkan aku ingin melanjutkan sekolahku di Shinki Senior High School. Untuk membiayai hidup kami di Seoul, Hyunjae hyung bekerja sebagai guru di Seoul Junior High School. Aku pun melakukan kerja sambilan di Perpustakaan Seoul. Namun, Hyunjae hyung tak mengetahui hal ini. Karena memang aku tak diperbolehkan untuk bekerja. Tetapi aku tidak mau merepotkan Hyunjae hyung. Untuk menyembunyikan soal ini, aku hanya pergi kerja sebanyak tiga kali dalam seminggu. Dan hari ini bukanlah hari kerjaku. Aish. Langit pun masih cerah, seakan melarangku untuk pulang. Masih ada tiga jam lagi untuk makan malam. Sebaiknya aku ke perpustakaan saja, mungkin aku akan menemukan buku yang bagus.

Bruuukkkkk..

“Akh-”  Secara tiba-tiba aku tersungkur ke belakang dan aku pun jatuh terduduk di trotoar jalan.  Aish, siapa yang menabrakku?

 “YA!! Kau ini kalau jalan yang benar, sudah besar tapi berjalan saja masih menabrak orang, lihat hasil dari perbuatanmu!!” Teriak seseorang yang sepertinya bertabrakan denganku.

“Mian,, mian ahjusshi..” Jawabku asal sambil membantu merapikan buku-buku yang jatuh berantakan akibat perbuatanku.

“Apa kau bilang? ahjusshi? Hey, aku ini masih 20 tahun, seenaknya kau panggil ahjusshi. Cepat bereskan semua itu, aku sedang terburu-buru..”

“Ini aku sudah selesai, sekali lagi aku minta maaf, mianhae..”

“Ne, lain kali gunakan matamu untuk melihat yang benar jangan sampai hal seperti ini terjadi pada semua orang yang berpapasan denganmu..” Laki-laki itu berlari meninggalkanku dengan sangat cepat dan satu hal yang kusadari dari laki-laki itu adalah tak ada benang merah yang terikat di jarinya. Benarkah???

T<B<C